Mahasiswa STARKI Ikut Meriahkan Drama Kemuning

14 Mei 2019

DALAM rangka memperingati ulang tahun yang ke 100 tahun, Rumah Sakit Carolus Jakarta menggelar Drama Musikal berjudul “Kemuning, Mempelai Berkalang Luka” di Ciputra Artpreneur Theater, Sabtu-Minggu, 11-12, Mei 2019. Drama musikal ini terinspirasi oleh kisah nyata tragedi Mei 1998 yang disutradarai oleh Romo Harry Sulistyo – Ketua Komsos KAJ dan Pemimpin Umum Majalah HIDUP. Pementasan ini dapat terwujud berkat kerjasama Rumah Sakit Carolus dengan Komsos Keuskupan Agung Jakarta, Komunitas Goa Maria Kana, dan Majalah HIDUP.

Hasil dari pertunjukan drama musikal ini rencananya akan dipersembahkan untuk pembangunan klinik Pratama Carolus di wilayah Nias Barat tepatnya di desa Siana’a, Mandrehe persis di Kompleks Pastoran Salib Suci Nias Barat. Di tempat itu, direncanakan akan dibangun klinik lantai 1 dengan kapasitas 5 tempat tidur rawat inap, poliklinik, dan UGD.

Kisah Kemuning ini terinspirasi dari kisah nyata tragedi Mei 1998. Dalam drama ini diceritakan ada salah satu korban tragedi Mei 1998 yaitu Mawar yang mengalami pergulatan batin luar biasa bahkan terkena gangguan jiwa usai tragedi tersebut. Pada peristiwa itu, Mawar kehilangan suami, keluarga besar dan anak laki-laki pertamanya bernama Xiadon. Tak berapa lama, penderitaan Mawar bertambah setelah ia mengandung akibat perkosaan dalam peristiwa itu. Mawar ingin menggugurkan kandungan hasil perkosaan namun ada orang-orang baik di Ruang Pius RS Carolus Jakarta yang membantunya untuk mempertahankan sang jabang bayi. Usai melahirkan Kemuning, Mawar melanglang buana ke Amerika dan Kemuning dirawat oleh orang lain.

Singkat cerita, tak disangka Kemuning bertemu dengan Xiadon setelah mereka besar. Mereka jatuh cinta dan akhirnya mereka tahu bahwa mereka masih saudara seibu. Terjadi pergolakan dalam diri Kemuning dan Xiadon, namun akhirnya mereka sadar dan memutuskan untuk memulai hidup baru dan memutuskan jalinan cinta mereka berdua.

Kurang lebih 200 orang ikut serta dalam pementasan ini, antara lain beberapa Pastor, Suster, Artis, Dokter dan Karyawan RS Carolus, siswa-siswa persekolahan Tarakanita serta para mahasiswa STIKS Tarakanita Jakarta atau Sekolah Tinggi Tarakanita (STARKI) Jakarta. Dalam pentas ini para mahasiswa STARKI menjadi tim penari pada bagian pementasan adegan Kemuning menyesali peristiwa hidup yang ia alami. Dengan latar belakang barisan peragawati yang diperankan oleh mahasiswa STARKI tersebut Kemuning mengingat bayangan kelamnya. Ia merasa seharusnya dialah yang mengenakan salah satu gaun pengantin tersebut bersama Xiaodan.

Para Tim penari dari STIKS Tarakanita yang ikut tampil yaitu Ruth Dame Lanny, Anastasia Ranissa, Karolina Novelia Wea, Gabriella Tirtany Nathalia, Sarah Ramoti, Alexa Emmanuela Tobing, Audrey Formoza, Emillia Kusuma Sugiarto, Annisa Cynthia Putri, Diva Khumaira, Maria Geofrida Vanjelin Rimper, Tannia Cantik Widowati Rumuat, Jevinna Euginia Novianty, Gabriella Mercy Ulina, Aurellia Jafien, dan Rachel Imelda. Mereka semua menggunakan busana pengantin berwarna putih menari sesuai irama mengantar puncak drama pementasan tersebut.

(Foto Para Mahasiswa STARKI menari dalam Drama Kemuning. Sumber: Jo Hanapi)

ANS

Read 363 times Last modified on Selasa, 14 Mei 2019 13:09
Login to post comments

Newsletter

Make sure you dont miss interesting happenings by joining our newsletter program.

Hubungi Kami

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan untuk menghubungi staff kami.

  • SMS/ WhatsApp/ Line : 081285386710, 081285386725
  • Telp : 021-8649870, 8651764, 8651765 ext. 606
  • Fax : 021-8642115
  • Email: info@starki.id
  • Koordinat GPS Kampus 1 - 6°14'08.0"S 106°55'49.5"E
  • Koordinat GPS Kampus 2 - 6°11'40.6"S 106°49'00.1"E

Sosial Media

Kunjungi kami di sosial media untuk tetap terhubung.