Merasakan Kehidupan Pemulung dan Nelayan dalam Live In di Cilincing

30 April 2019

PADA pagi-pagi buta, Jumat, 26 April 2019 yang lalu, halaman Sekolah Tinggi Tarakanita telah diramaikan dengan kehadiran para mahasiswa. Tak seperti biasanya, mereka hari itu datang lebih awal ke kampus setelah sehari sebelumnya mengikuti pembekalan Live In di Aula Kampus STARKI Kompleks Billy & Moon, Pondok Kelapa, Jakarta, Kamis, 25 April 2019. Para mahasiswa STARKI yang mengenakan baju kaos merah itu berkumpul di Lobby kampus.

Hari itu mereka akan memulai proses terjun langsung mengalami kehidupan masyarakat di Cilincing, Jakarta Utara. Acara hari itu diawali dengan doa pagi. Usai berdoa, mereka kemudian menuju pintu masuk Kampus STARKI. Tidak jauh dari pintu pagar Kampus sudah ada tiga truk dari yang akan mengantar mereka. Kemudian para mahasiswa naik satu persatu ke dalam truk. Mereka saling bantu membantu baik membantu mengangkat tas maupun menarik para peserta ke atas masuk ke dalam truk yang akan mengantar mereka ke tempat Live In.

Rombongan Live In tersebut kemudian bergerak menuju tempat Live In di Cilincing. Kurang lebih satu jam kemudian mereka sudah sampai di Wisma Atmabrata Karya Sosial Visensian, Paroki Salib Suci, Keuskupan Agung Jakarta tempat dimana acara Live In diatur. Di tempat ini, usai menikmati sarapan pagi, rombongan disambut pimpinan Wisma Atmabrata Br Petrus Partono PSS. Usai sambutan, rombongan kemudian dibagi dalam beberapa kelompok tempat Live In dan mulai berangkat menuju tempat mereka menginap dan mengikuti aktivitas kerja induk semang dimana mereka tinggal selama satu malam.

Usai melepas para mahasiswa peserta Live In, Rombongan Dosen dan Karyawan yang meliput acara Live ini mulai berkoordinasi dengan Panitia Live In setempat untuk memulai kunjungan ke rumah-rumah tempat para mahasiswa menginap. Rombongan kemudian ditemani salah satu Guru di Yayasan Atmabrata berkunjung ke rumah-rumah warga tempat para mahasiswa STARKI Live In.

Pada kunjungan pertama, Rombongan Dosen dan Karyawan mengunjungi Rumah Pendampingan Atmabrata di kawasan Marunda. Dari situ, rombongan dihantar salah seorang pendamping Live In setempat menuju rumah-rumah warga yang dipakai tempat menginap. Dalam perjalanan, rombongan menemui dan menyapa mahasiswa yang sedang membantu induk semang mereka berjualan sayur dan ikan. Selanjutnya, mereka menyapa mahasiswa yang sedang istirahat di rumah seusai ikut membantu membuat jajanan pasar, dan mahasiswa yang memilah sampah plastik di tempat pemilahan sampah plastik.

Usai dari sekitar komplek Marunda rombongan berjalan menuju tempat Live In di Tempat Pembuangan Sampah Reformasi, Cilincing yang tidak jauh dengan Kompleks Kuburan Budi Dharma, Cilincing. Tanah yang becek dan aroma sungai Cakung yang mengeluarkan bau kas dan sinar terik matahari menghiasi perjalanan rombongan. Di tempat ini, mereka menemui mahasiswa yang sedang membantu warga berjualan bunga tabur. Tak jauh dari rumah warga yang berjualan bunga tabur, mereka menemui mahasiswa yang membantu usaha warga menjadi petugas penyeberangan sungai Rawa Malang, Cilincing.

Rombongan kemudian berjalan menuju rumah-rumah warga di Tempat Pembuangan Sampah Reformasi. Di tempat itu, mereka menemui beberapa mahasiswa yang membantu warga menjemur pakaian dan membantu warga menimbang barang-barang rongsokan.  Sesampainya di pinggir Tempat Pembuangan Sampah Reformasi, mereka bergabung dengan beberapa mahasiswa yang belum sampai ke rumah-rumah warga tempat Live In. Kemudian rombongan pendamping menemani beberapa mahasiswa tersebut menuju rumah-rumah warga yang bekerja sebagai pemulung sampah di tempat Pembuangan Sampah Reformasi tersebut.

Dari tempat Pembuangan Sampah Reformasi, Rombongan bergerak menuju Desa Kampung Sawah, Cilincing. Di kampung yang dahulu bekas rawa-rawa ini, dalam perjalanan, mereka menyapa mahasiswa yang Live In di kampung tersebut. Mereka menyaksikan beberapa mahasiswa yang sudah mulai membantu warga bekerja seperti memilah gelas-gelas plastik dan membantu warga berjualan. Dari Kampung Sawah, rombongan kembali ke Wisma Atmabrata untuk beristirahat dan makan siang.

Usai istirahat, Rombongan melanjutkan perjalanan kunjungan ke Rumah Kerang milik Suster-suster Puteri Kasih yang memberikan pelayanan pendampingan di daerah Cilincing. Dari Rumah Kerang ini, mereka dihantar oleh pendamping Live In menuju ke rumah-rumah warga yang dipakai untuk Live In. Dalam perjalanan kunjungan, mereka bertemu dengan beberapa peserta Live sedang ikut membantu warga menggendong bayi warga, membantu warga memilah-milah ikan yang sudah kering, dan memotong ikan kering menjadi kecil-kecil. Usai melakukan kunjungan rombongan kembali ke Wisma Atmabrata.

ANS

Read 485 times Last modified on Minggu, 05 Mei 2019 22:38
Login to post comments

Newsletter

Make sure you dont miss interesting happenings by joining our newsletter program.

Hubungi Kami

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan untuk menghubungi staff kami.

  • SMS/ WhatsApp/ Line : 081285386710, 081285386725
  • Telp : 021-8649870, 8651764, 8651765 ext. 606
  • Fax : 021-8642115
  • Email: info@starki.id
  • Koordinat GPS Kampus 1 - 6°14'08.0"S 106°55'49.5"E
  • Koordinat GPS Kampus 2 - 6°11'40.6"S 106°49'00.1"E

Sosial Media

Kunjungi kami di sosial media untuk tetap terhubung.