Kegiatan Dosen dalam Forum Ilmiah Dosen STARKI

01 April 2019

DI sela-sela para mahasiswa Sekolah Tinggi Tarakanita (STARKI) menempuh Ujian Tengah Semester pada akhir Maret 2019 lalu, para Dosen STARKI mengadakan Forum Ilmiah Dosen (FID) pada sore hari usai UTS berlangsung. Acara FID yang dihadiri 12 orang Dosen ini diadakan di Ruang 116, Kampus STARKI di Kompleks Billy & Moon, Pondok Kelapa, Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019.

Forum ilmiah ini diawali dengan pemaparan Dosen Pengampu Mata Kuliah Komputer Perkantoran Dasar, Petrus Dwi Ananto S.Kom., MMSI., dengan mengangkat judul “PKM Bermanfaat, Berdampak, dan Bekelanjutan”. Dalam awal paparannya, Petrus menjelaskan dasar-dasar Undang-undang pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para Dosen. Selain itu, ia menjelaskan tentang standar hasil pengabdian kepada masyarakat baik dari sisi isi, proses, penilaian, pelaksanaan, pengelolaan, pendanaan, pembiayaan sarana, dan prasarana pengabdian masyarakat.

Di bagian akhir, Petrus menyimpulkan bahwa penerapan paradigma baru dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sifatnya diharapkan dapat memecahkan masalah, komprehensif, bermakna, tuntas, dan berkelanjutan (sustainable) dengan sasaran yang tidak tunggal. Selain itu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bukan membuat masyarakat menjadi semakin tergantung terhadap program pemberian (Charity). “Pengabdian kepada Masyarakat harus selalu berupaya untuk memaksimalkan partisipasi, dengan tujuan membuat setiap orang terlibat secara aktif dalam proses-proses dan kegiatan masyarakat. Partisipasi merupakan bagian penting dari pemberdayaan dan penumbuhan kesadaran,” ujarnya.

Pemaparan selanjutnya dibawakan Dosen Pengampu Mata Kuliah Pengembangan Diri, Psikologi Komunikasi, dan Logika, Linus Kali Palindangan S.S., M.Si. Ia mensharingkan pengalamannya ikut serta dalam seminar PkM di Universitas Pasundan Bandung Jawa Barat pada 13 Desember 2018 yang mengangkat, “Strategi Inovasi Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal”.

Dalam seminar ini, Linus mencatat beberapa informasi penting dalam pelaksanaan PkM yaitu tentang Basis Wilayah dimana PkM harus difokuskan kepada wilayah tertentu sehingga bisa dilaksanakan dari hulu ke hilir sampai tuntas. Kegiatan PkM juga diharapkan dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan atau tantangan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. PkM juga diharapkan dilaksanakan dengan prinsip multi disiplin, sinergitas atau dapat dilakukan dengan proses kemitraan antara Dosen yang diharapkan menggarap kegiatan PkM dengan latar belakang keahlian yang berbeda dan tidak boleh satu ilmu saja. “Baik juga dapat bekerjasama dengan pihak industri tertentu atau institusi tertentu,” ujar Linus.

Selanjutnya, Linus menyarankan agar kegiatan PkM harus dilaksanakan dengan terstruktur dengan target luaran yang jelas dan dapat diukur. Sebaiknya pula hasil kegiatan PkM dipublikasikan dan seyogyanya terpadu dengan dharma lainnya, bahkan harus saling memperkaya dan melengkapi. “Artinya hasil penelitian harusnya memantapkan PkM dan memperkaya materi pengajaran. Dengan kata lain materi pengajaran seyogyanya berbasis riset dan multidisiplin ilmu,” katanya.

Pada Sesi Ketiga, Dosen Pengampu Mata Kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia, Tommy Freibert Lalujan, S.S., M.M., menjelaskan rencana penelitian yang akan dilaksanakan bersama Linus Kali Palindangan S.S., M.Si., dengan judul “Peranan Budaya Organisasi dalam Mengembangkan STIKS Tarakanita”. Pada awal materi, Tommy memaparkan konteks penelitian yang akan mereka lakukan berkaitan dengan peran budaya organisasi yang memiliki nilai-nilai, cita-cita atau keyakinan terhadap sesuatu hal tertentu dapat membangkitkan semangat sehingga dapat mengarahkan, menyatukan, menguatkan, dan memberi ketahanan dalam melewati kesulitan di lembaga. Konteks yang lain yaitu tentang konteks organisasi yang pada tahun 2001 mengalami perkembangan pesat, namun sesudah itu mengalami penurunan. Dua konteks itu menjadi perhatian utama dalam rencana penelitian ini.

Selanjutnya, Tommy juga menjelaskan harapan penelitian yang dapat memberikan gambaran secara menyeluruh tentang ciri budaya organisasi yang ada di STIKS Tarakanita. Ia juga menceritakan rencana metode penelitian yang akan dipakai. “Kami akan menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma deskriptif yang menjadikan beberapa Dosen dan Karyawan STIKS Tarakanita sebagai informan penelitian,” katanya.

Pada Sesi Keempat, bagian Dra Bertha Reni Pudji Mawarti, M.M., mepresentasikan laporan hasil penelitian timnya yang berjudul “Efektivitas Pembelajaran Keterampilan Mengetik dengan Menggunakan Metode Drill pada STIKS Tarakanita Jakarta”. Hasil penelitian Bertha bersama Petrus Dwi A. Pamungkas dan Sr. Martha Sri Martani ini ditujukan untuk mengetahui apakah ada peningkatan kecepatan pada mahasiswa semester satu Angkatan 2018-2019 setelah menggunakan metode Drill.

Menurut Bertha, metode Drill adalah suatu metode dalam pendidikan dan pengajaran dengan jalan melatih anak-anak terhadap bahan pelajaran yang sudah diberikan (Zuhairini, 1983) dan metode ini juga dapat diartikan sebagai suatu cara mengajar di mana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan, siswa memiliki ketangkasan atau keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah dipelajari (Roestiyah, 1985).

Di akhir presentasinya, Bertha menyimpulkan bahwa ada peningkatan kecepatan mengetik pada mahasiswa semester satu atau gasal Angkatan 2018 – 2019 setelah dilakukan Metode Drill sebesar 6%. Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita angkatan 2018-2019 pada semester satu atau gasal dapat melebihi target kecepatan 250 hpm, yaitu sebesar 642 sampai 900 hpm, atau mengalami kenaikan sebesar 156,8% sampai 260%, dengan tingkat ketelitian melebihi 90% sesuai dengan RPS mata kuliah keyboarding 1, yaitu sebesar 98% untuk ketelitian pengetikan kata dan 96% untuk ketelitian pengetikan huruf.

Pada bagian akhir dari acara sore itu, Dr Agustinus Rustanta, S.Pd., M.Si., bersama Rosalia Kurni Setyawati, S.Pd., M.M., memaparkan hasil penelitian mereka tentang kualitas layanan komunikasi terhadap kepuasan mahasiswa. Penelitian ini diangkat untuk mengetahui pengaruh pelayanan para Dosen dan Karyawan dalam proses penerimaan mahasiswa di STARKI. Setelah memaparkan secara detail proses dan metode yang dipakai dalam penelitian itu, Agustinus Rustanta menutup paparannya dengan sebuah kesimpulan.

“Apakah kualitas layanan berpengaruh pada kepuasan mahasiswa? Jawabnya adalah tidak semua unsur layanan berpengaruh secara positif dan signifikan. Hanya layanan perpustakaan yang dinyatakan berpengaruh pada kepuasan mahasiswa,” ujarnya. Selain membuat kesimpulan, Agustinus Rustanta juga memberikan rekomendasi dari hasil penelitian tersebut.

ANS

Read 200 times Last modified on Minggu, 05 Mei 2019 22:35
Login to post comments

Newsletter

Make sure you dont miss interesting happenings by joining our newsletter program.

Hubungi Kami

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan untuk menghubungi staff kami.

  • SMS/ WhatsApp/ Line : 081285386710, 081285386725
  • Telp : 021-8649870, 8651764, 8651765 ext. 606
  • Fax : 021-8642115
  • Email: info@starki.id
  • Koordinat GPS Kampus 1 - 6°14'08.0"S 106°55'49.5"E
  • Koordinat GPS Kampus 2 - 6°11'40.6"S 106°49'00.1"E

Sosial Media

Kunjungi kami di sosial media untuk tetap terhubung.