Pembekalan Etika dan Etiket bagi Dukam STARKI 2019

28 Februari 2019

SEKOLAH Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari (STIKS) Tarakanita atau Sekolah Tinggi Tarakanita (STARKI) Jakarta kembali menggelar seleksi Duta Kampus STARKI untuk tahun 2019. Proses seleksi telah berlangsung pada 5-15 Februari 2019 lewat tahap pendaftaran dan pengumpulan formulir. Pada tahap berikutnya para peserta mengikuti wawancara tahap pertama dengan Dukam 2018 dan Senat Mahasiswa STARKI pada 19 Februari 2019 dan tahap akhir mereka mengikuti wawancara tahap kedua dengan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STARKI pada 26 Februari 2019.

Menurut Ketua Panitia Seleksi Duta Kampus STARKI 2019 Jessica Aprilia, dari seleksi yang ditujukan khusus untuk mahasiswa STARKI semester dua dan empat baik dari Diploma 3 Program Studi Sekretari dan S1 Ilmu Komunikasi, akhirnya terpilih peserta mahasiswa-mahasiswa semester dua yang berjumlah 39 mahasiswi D3 dan S1 angkatan 2018. “D3 diwakilkan oleh 33 mahasiswi dan S1 diwakilkan 6 orang mahasiswi,” ungkap Jessica.

Ke-39 peserta seleksi Dukam ini kemudian mendapatkan pembekalan dari Panitia penyelenggara seleksi Dukam 2019 denga aneka pembekalan seperti Sharing Miss Indonesia 2019, Pembekalan Etika dan Etiket, Pembekalan tentang Kampus STARKI, Pembekalan Komunikasi Interpersonal dan Public Speaking, Pembekalan Sosialisasi Narkoba dan Rapat Pleno dengan Tim Wakil Ketua (Waket) III Bidang Kemahasiswaan yang dipimpin oleh Waket III Sr Lucia Yeni Wijayatri CB, S.Pd., M.Hum.

Pada hari pertama, para peserta telah mendapat pembekalan lewat Sharing Miss Indonesia 2019. Di hari kedua, mereka mendapat pembekalan dari Kepala Program Studi Sekretari (D3) Dra. Bertha Reni Pudji Mawarti M.M., mengangkat materi tentang “Etika dan Etiket” yang diadakan di Laboratorium Kesekretarisan, Kampus STARKI 1, Komplek Kompleks Billy & Moon, Pondok Kelapa, Jakarta, Kamis, 28/2.

Dalam pemaparannya, Ibu Bertha mengawali dengan tanya jawab dan sharing pengalaman peserta Dukam berkaitan dengan prestasi yang pernah mereka dapatkan. Usai sharing pengalaman, ia merekfleksikan keikutsertaan para peserta Dukam dalam ajang Dukam ini yang bisa digunakan sebagai ajang apresiasi diri, berkompetisi yang sehat, membangun social networking, mewakili daerah asal, memperkarya pengalaman, memperkaya pengetahuan dan rasa percaya diri, dan bisa menjadi sumber inspirasi serta membangun motivasi para mahasiswa. “Talenta jangan didiamkan harus kita asah dan dikembangkan,” tandasnya.

Ibu Bertha juga menekankan tentang pentingnya ikut organisasi kampus, karena lewat pengalaman berorganisasi para mahasiwa bisa membangun relasi dengan teman kampus, membuat lebih kaya pengalaman, memupuk kepercayaan diri, melatih komunikasi, mengembangkan kegemaran dan kemampuan, memupuk jiwa kepemimpinan, serta dapat menghabiskan waktu dengan hal-hal yang bermanfaat.

Dalam pemaparan selanjutnya, Ibu Bertha juga menjelaskan tentang ciri khas sikap dan sifat Duta Kampus yang harus dimiliki semua Dukam yaitu memiliki semangat sebagai generasi penerus bangsa, cerdas secara intelektual, berkepribadian baik, pelaku akademik yang baik dalam perguruan tinggi, memberikan teladan bagi mahasiswa lain, menjadi contoh generasi muda yang pintar–berkualitas-beratitude baik, mampu meningkatkan performanya di panggung juga di tengah masyarakat, dapat mengendalikan emosi, peduli terhadap lingkungan, sehat, cekatan-gesit-kreatif, punya keberanian untuk tampil dalam menyuarakan kebenaran dan dapat menjadi mahasiswa berpenampilan prima, berkepribadian unggul, berprestasi akademik, memiliki daya saing tinggi, serta pandai bergaul.

Para Dukam juga diajak untuk menjaga kepribadian mereka yang merupakan keseluruhan diri mereka yang tercermin melalui cara bagaimana mereka tampil dan bertingkah laku dalam situasi kehidupan mereka sehari-hari dengan tetap memperhatikan vitalitas, temperamen, watak dan bakat mereka. Dukam juga diharapkan memperhatikan kepribadian yang positif yang dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka dengan cara mengenal diri mereka sendiri terlebih dahulu, menjaga hubungan dengan orang lain lewat komunikasi yang baik dan menjaga etiket atau tata cara pergaulan yang baik antara sesama manusia dan etika atau falsafah moral dan pedoman cara hidup yang benar dilihat dari sudut pandang budaya, susila dan agama.

Di akhir pemaparannya, terkait dengan etiket, Ibu Bertha memberikan banyak tips untuk para Dukam dalam menjaga etiket mereka baik dalam prinsip, etiket pergaulan di kampus, etiket pergaulan di luar kampus, etiket berbicara, etiket berkenalan dan berjabat tangan, etiket berdiri dari tempat duduk, dan aneka etiket yang berlaku di Indonesia.

“Semoga kalian bisa menerapkan etiket yang baik paling tidak dalam kehidupan sehari-hari seperti mengucapkan salam, berpamitan, mengucapkan selamat makan, dan budaya antri,” tegas Ibu Bertha sambil tersenyum. Usai pemaparan materi dalam pembekalan kedua, sekitar 30 peserta Dukam diberi kesempatan untuk tanya jawab.

Duta kampus adalah mahasiswa STARKI yang dipercaya menjadi cerminan STARKI. Cerminan yang dimaksud ialah dalam gerak dan langkah menjiwai visi dan misi STARKI. Para Dukam memiliki tugas untuk menampilkan yang terbaik sesuai dengan visi dan misi kampus, serta berperan sebagai promotor ketika kampus sedang mempromosikan keunggulan yang dapat menarik calon mahasiswa untuk masuk ke STARKI atau memilih STARKI sebagai pendidikan lanjutan mereka setelah SMA.

Dalam organisasinya, Dukam ada di bawah organisasi Senat Mahasiswa STARKI terkhusus dalam bagian Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bagian Pendidikan. Meski memiliki peran dan tugas yang berbeda, namun para Duta Kampus dapat bekerjasama dengan anggota Senat Mahasiswa. Rencananya, dari 39 peserta yang ikut seleksi dan pembekalan akan di pilih 15 besar dengan nilai teratas lewat proses wawancara, dan penilaian sikap saat pembekalan. Peserta yang terpilih dalam 15 besar akan tampil pada acara puncak atau final yang direncanakan digelar pada 23 Maret 2019. Dari 15 peserta yang tampil akan dipilih tiga duta yaitu Duta Kampus, Duta Sosial, dan Duta Komunikasi. “Semoga saja, Dukam 2019 nanti bisa menjadi penggerak kegiatan Senat Mahasiswa bidang UKM Pendidikan dan dapat ikut serta dalam ajang Miss Indonesia ke depannya,” pungkas Jessica.

(ANS)

Read 99 times Last modified on Senin, 11 Maret 2019 15:11
Login to post comments

Newsletter

Make sure you dont miss interesting happenings by joining our newsletter program.

Hubungi Kami

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan untuk menghubungi staff kami.

  • SMS/ WhatsApp/ Line : 081285386710, 081285386725
  • Telp : 021-8649870, 8651764, 8651765 ext. 606
  • Fax : 021-8642115
  • Email: info@starki.id
  • Koordinat GPS Kampus 1 - 6°14'08.0"S 106°55'49.5"E
  • Koordinat GPS Kampus 2 - 6°11'40.6"S 106°49'00.1"E

Sosial Media

Kunjungi kami di sosial media untuk tetap terhubung.