CB Day 2018 Menggalang Persatuan dalam Kebhinekaan

06 November 2018

“Membangun Semangat Pembaharuan dalam Kebhinekaan” adalah tema yang diangkat dalam Perayaan Carolus Borromeus (CB) Day tahun 2018 di Sekolah Tinggi Tarakanita – STARKI, Sabtu, 3 November 2018. Bertempat di Aula Bintang Samudera STARKI, Kompleks Billy & Moon Pondok Kelapa, Jakarta Timur, perayaan ini dihadiri Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Tarakanita Drs A. Joko Nugroho, Ketua STARKI Sr Briggita Veronica Raimundawati CB, S.Pd., M.T.Pd., para Dosen, Karyawan dan Perwakilan mahasiswa.

Perayaan diawali dengan Ekaristi dipimpin oleh Romo Victorius Rudi Hartono didampingi Romo Padmaseputra SJ. Dalam khotbah, Romo Rudi mengawalinya dengan menyinggung tema perayaan CBDay 2018 yang diangkat. Menurutnya, tema tersebut merupakan ungkapan rasa syukur akan rahmat Allah yang bisa merangkul segala perbedaan. Tema ini mengingatkan Romo Rudi sewaktu bertugas di Paroki St Grabriel Pulo Gebang, Jakarta Timur. Di tempat itu, ia berusaha membangun iman umat yang telah mencapai 80.600 jiwa, juga semangat kebhinekaan di tengah masyarakat dengan gerakan silaturahmi. “Kalau orang tidak peka pada silaturahmi, maka kebhinekaan tidak akan pernah terbangun, alias kita ada di tempat menara gading,” kata Romo Rudi.

Setelah beberapa lama menjalin silaturahmi, Ketua Komisi Kateketik Keuskupan Agung Jakarta ini sudah tidak sungkan bercanda dengan Pak Ustad yang tinggal di sekitar Gereja. Bahkan, pada bulan Ramadhan, Romo Rudi juga biasa keliling menghadiri undangan buka puasa. Pengalaman ini, telah membuat Romo Rudi semakin mendalami makna kebhinekaan juga bisa mewujudkan slogan, “Kita Bhinneka, Kita Indonesia”.

Namun dalam tantangan zaman pada masa sekarang, dimana situasi politik mewarnai kehidupan bangsa, juga jargon-jargon sektarian yang bertebaran, bagi Romo Rudi semangat pelayanan St Carolus Borromeus dapat memberikan inspirasi. Semangat St Carolus yang mau mempersembahkan mantol uskupnya untuk orang miskin yang kedinginan, membangun dapur umum, memberi makanan, membangun rumah-rumah, membantu bayi-bayi yang ditinggal orangtuanya, juga membantu para wanita tuna susila, dan menyayangi orang lemah tanpa batas dapat menjadi inspirasi bagi semua umat. “Cinta tanpa batas ini tidak akan terbentuk, jika St Carolus tidak membarui hidupnya dalam kebhinekaan,” tegasnya.

Selain semangat St Carolus, Romo Rudi juga menyinggung keberagaman bangsa Indonesia. Menurut Moderator Pramuka se-Jakarta ini, tepat jika perayaan CB Day STARKI mengangkat tema keberagaman ditandai dengan pakaian daerah yang dikenakan undangan yang hadir. Ada yang memakai pakaian adat Jawa, Manggarai, dan lain-lain. Keberagaman ini, jika dipahami sebagai kekayaan justru bisa memperkaya dan menurut Romo Rudi, perbedaan tersebut bagaikan pelangi yang indah warnanya, berbeda-beda tetapi tetap satu.

Sebagai pamungkas, Romo Rudi mengajak umat untuk membawa semangat kebhinekaan untuk memperkaya satu sama lain. Sesuai bacaan hari itu, Romo Rudi menegaskan, “Di dalam perbedaan atau karunia, ada Kristus yang mempersatukan. Oleh karena itu proficiat untuk hari CB Day ini. Semoga kita bisa saling memperkaya. Dengan aneka keunggulan dan keterampilan yang ada di lembaga ini, semoga STARKI bisa semakin bersatu dalam kebhinekaan,” tegasnya. Usai Ekaristi, acara dilanjutkan dengan hiburan dan ramah tamah.

 

(ANS)

Login to post comments

Newsletter

Make sure you dont miss interesting happenings by joining our newsletter program.

Hubungi Kami

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan untuk menghubungi staff kami.

  • SMS/ WhatsApp/ Line : 081285386710, 081285386725
  • Telp : 021-8649870, 8651764, 8651765 ext. 606
  • Fax : 021-8642115
  • Email: info@starki.id
  • Koordinat GPS Kampus 1 - 6°14'08.0"S 106°55'49.5"E
  • Koordinat GPS Kampus 2 - 6°11'40.6"S 106°49'00.1"E

Sosial Media

Kunjungi kami di sosial media untuk tetap terhubung.